
sayang...
d' barusan buka2 artikel di Detik.com
kalo gak keberatan dibaca yaa...
cuman satu alasannya
" karena D' terlalu sayang sama M'eko"
maaf ya...
Merokok? Hati-hati Pikun!
Jakarta Satu lagi risiko merokok ditemukan. Berdasarkan hasil penelitian, daya ingat seseorang bisa menurun drastis karena kebiasaan merokok.
Sebuah penelitian dilakukan oleh Institut National de la Sante et de laRecherche Medicale,
Prancis selama tiga tahun. Hasil penelitian baru dipublikasikan Senin (9/6/2008) lalu.
Data penelitian diambil dari 10.308 orang perokok yang berumur antara 35-55 tahun.
Beberapa hasil penelitian menjadi catatan penting bagi Anda yang mempunyai kebiasaan merokok.
Dikutip detikhot dari health24, Rabu (11/6/2008), ada empat catatan penting dari para peneliti. Yang pertama kebiasaan merokok dalam jangka waktu yang panjang dapat mengikis daya ingat seseorang, termasuk juga ingatan mengenai kata-kata (vocab) juga kemamuan berbicara.
Merokok di usia paruh baya akan mempercepat merosotnya daya tahan serta kemampuan tubuh. Selain itu merokok di usia paruh baya juga membuat tubuh rentan terserang berbagai penyakit.
Yang terakhir, kebiasaan merokok dapat menurunkan kemampuan kognitif (berfikir dan menganalisa) serta memperbesar risiko kematian.
Jadi, stop merokok sekarang juga!
Stop Rokok 12 Jam Dijamin Sehat!
Jakarta Bagi pecandu rokok, menghentikan kebiasaan merokok merupakan hal yang sulit.
Namun ternyata, tubuh akan memperbaiki sistemnya ketika seseorang mulai berhenti merokok selama 12 jam.
Perasaan buruk akan terasa di awal, namun pada saat itulah proses penyembuhan kerusakaan akibat rokok dimulai. Karbon monoksida dan kandungan nikotin dalam tubuh akan hilang secara perlahan.
Kandungan berbahaya tersebut akan hilang sama sekali dalam waktu 2-3 hari setelah berhenti merokok. Pada saat itu akan timbul perasaan tak tenang serta emosi yang tidak stabil.
Rasa lapar, serta keletihan yang berlebihan bahkan kesulitan tidur pun terasa. Gejala tersebut menandakan bahwa tubuh sedang membersihkan sisa-sisa nikotin yang ada.
Dalam 2-3 minggu sejak berhenti merokok sirkulasi tubuh akan mulai memperbaiki kerusakan pada paru-paru. Dalam jangka waktu 1-9 bulan, batuk-batuk dan nafas pendek akan menghilang. Paru-paru mulai bersih dan fungsinya kembali normal.
Gejala-gejala seperti depresi, frustasi, dan sakit kepala juga akan melanda pada awal proses penyembuhan. Namun hasilnya, Anda akan terbebas dari risiko kanker, jantung, kemandulan, dan kerusakan paru-paru. Dengan sedikit kesabaran dan niat yang keras, Anda akan mendapatkan kualitas kesehatan yang luar biasa.
Masih berpikiran untuk menjadi pecandu rokok?
Awas! Risiko Baru Bagi Perokok
Jakarta Risiko yang akan dialami anak-anak yang menghirup asap rokok adalah penyakit asma dan infeksi saluran pernapasan. Tak hanya itu Dr Len Horovitz, seorang spesialis paru-paru dari Rumah Sakit Lenox Hill, New York, Amerika Serikat yang dikutip detikhot dari health24 juga menyebutkan kalau asap rokok juga dapat memperlemah daya tahan tubuh anak.
Sebuah penelitian dilakukan di Hong Kong terhadap 7.402 anak. Hasilnya 14 persen dari anak-anak tadi menderita infeksi saluran pernapasan akut hingga harus dirawat di rumah sakit. Alasannya karena setiap harinya anak-anak itu harus menghisap asap rokok orang tuanya dari jarak kurang lebih 3 meter.
Jakarta Risiko yang akan dialami anak-anak yang menghirup asap rokok adalah penyakit asma dan infeksi saluran pernapasan. Tak hanya itu Dr Len Horovitz, seorang spesialis paru-paru dari Rumah Sakit Lenox Hill, New York, Amerika Serikat yang dikutip detikhot dari health24 juga menyebutkan kalau asap rokok juga dapat memperlemah daya tahan tubuh anak.
Sebuah penelitian dilakukan di Hong Kong terhadap 7.402 anak. Hasilnya 14 persen dari anak-anak tadi menderita infeksi saluran pernapasan akut hingga harus dirawat di rumah sakit. Alasannya karena setiap harinya anak-anak itu harus menghisap asap rokok orang tuanya dari jarak kurang lebih 3 meter.
Jadi bukan hanya tubuh Anda yang dirusak rokok, orang-orang terdekat Anda juga ikut menanggung akibatnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar